





















teruntuk : orang yang tahu, tetapi pura-pura tidak tahu.
aku menulis ini dengan tetesan air mata yang jatuh membasahi keyboard laptopku.
aku menulis ini dengan perasaan campur aduk, takut kehilangan, rindu, semuanya.
aku menulis ini dengan rasa sesak dihatiku. sesenggukan. oh
ya, kepada kamu. lagi :)
kamu tidak pernah tahu ada orang yang sering kehilangan konsentrasi karena kehadiranmu yang tiba-tiba
kamu tidak pernah tahu ada orang yang mendadak sulit berkata kata karena tak sengaja bertukar pandang denganmu
kamu tidak pernah tahu ada orang yang merasakan desiran aneh didalam dirinya saat merasakan tatapan dinginmu
kamu tidak pernah tahu ada orang yang tersenyum kecil melihat tingkah kocakmu yang jarang muncul
kamu tidak pernah tahu ada orang yang dengan ajaib selalu tahu segala hal kecil tentang mu tanpa perlu kamu beritahu, sehingga terkadang kamu kaget sendiri saat mengetahui orang itu tahu hal2 kecil tentangmu
kamu tidak pernah tahu ada lirikan mata waspada yang mengawasimu saat ada lawan jenis yang (kelihatannya) mencoba menarik perhatianmu dan merasa cemburu akan hal itu
kamu tidak pernah tahu ada orang yang begitu hafal tentangmu, bahkan hal hal tidak penting tentangmu sekalipun, ya dia hafal, dia mengerti apa yang sedang kamu rasakan tanpa perlu kamu memberitahunya
kamu tidak pernah tahu ada seseorang yang berusaha menahan buliran air mata yang mendesak jatuh saat tiba tiba ada rasa rindu yang melesak ke dalam jiwa orang itu, rindu padamu
kamu tidak pernah tahu ada orang yang begitu khawatir saat kamu mengeluh sakit
kamu tidak pernah tahu ada orang yang hatinya ikut terluka saat menyaksikanmu sedih, putus harapan, suram. kamu tidak pernah tahu orang itu benar benar merasakan apa yang kamu rasakan
kamu tidak pernah tahu ada orang yang menunggu nunggu namamu online di friendlistnya, dan begitu namamu berubah dari abu abu menjadi kuning, orang itu berdebar-debar, banyak pertanyaan berkecamuk dalam pikirannya, akankah kamu menyapanya duluan? haruskah orang itu yang menyapamu terlebih dahulu?
kamu tidak pernah tahu ada orang yang meneteskan air mata saat mengetahui kamu merasa sangat kecewa karena kamu gagal mencapai sesuatu yang selama ini kamu inginkan
kamu tidak pernah tahu ada orang yang merasakan rasa sakit dan perih yang luar biasa saat kamu tidak peduli terhadapnya, kamu tidak menganggapnya ada untuk beberapa saat
kamu tidak pernah tahu ada seseorang yang menahan rasa perih yang menohok sampai kedalam jiwa saat harus berpura pura tidak mengenalmu, tidak tahu apa apa tentangmu dihadapan orang lain
kamu tidak pernah tahu ada seseorang yang memendam rasa marah, kecewa, sedih, cemburu ketika ada seseorang merasa lebih dekat dan lebih mengenalmu dari orang itu
kamu tidak pernah tahu kan?
dan sekarang, aku akan memberitahumu, yang mungkin pura pura tidak pernah tahu, orang itu.. aku.
aku yang mengulas senyum kecil saat tahu kamu bahagia
aku yang hafal detailmu, hal hal kecil tentangmu yang kuyakini tidak ada orang lain yang sehafal aku
aku yang mengerti isi hatimu, aku yang tahu apa yang kamu rasakan tanpa kamu perlu memberitahu
aku yang menahan sakit karena tingkah cuekmu
aku yang berpura pura tidak tahu apa-apa tentangmu, aku yang memendam kecewa dan cemburu saat menyaksikan orang lain mengaku-ngaku lebih dekat kepadamu
aku yang melawan buliran air yang akan segera jatuh dari mataku karena menahan rasa rindu yang amat sangat
aku yang ikut menangis, meneteskan air mata saat melihatmu jatuh terpuruk dalam kekecewaan yang amat sangat
ya, orang itu AKU…
arisigitsetyawan………….
satu hal yang kusadari,
saat menulis ini,
aku terbayang wajah seseorang,
seseorang yang telah kupilih untuk menjatuhkan hati,
seseorang yang telah membuka pintu hati ini,
seseorang yang membuatku bisa menjaga, membantu dan mendengarkan,
seseorang yang membuatku bisa mengatur emosi dan lebih sabar,
seseorang yang membuatku bisa menyayangi dengan jiwa tulus dan raga yang rela berkorban
yah,
seseorang… yang telah mengambil hati ini, menolak mengembalikannya
terimakasih telah menjadi seseorang itu, terimakasih karena sudah berhasil meneteskan air mataku :”)
tulisan ini masih diperuntukkan kepada orang yang sama, dengan perasaan yang sama, dengan kondisi hati yang sama dengan bentuk dan tujuan yang kurang lebih sama.
halo, kamu :) kamu yang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. entahlah.
seperti yang kukatakan, aku menulis ini dengan perasaan yang sama.
aku menulis ini dengan rasa rindu yang menyesakkan dada. it hurts.
dengan linangan air mata yang disebabkan oleh seseorang yang sungguh aku cintai, yaitu kamu.
dengan rasa kehilangan yang perlahan-lahan menggerogoti hatiku.
ya.. aku memang terlambat menyadari ini..
seharusnya dari dulu aku tahu, bagaimana cara membatasi hati ini kepadamu, sebelum aku jatuh terlalu dalam.
seharusnya dari dulu aku tahu, sampai sebatas apa hubungan yang kita jalani ini.
seharusnya dari dulu aku tahu, resiko yang akan kuhadapi saat menjalani hubungan ini denganmu.
seharusnya dari dulu, aku tidak menaruh harapan lebih kepadamu. ataukah kamu yang memberikan angan padaku? atau aku yang salah mengartikan semua kebaikan dan perhatianmu?
seharusnya dari dulu aku tahu, bukan kamu yang seterusnya akan mendengarkan setiap cerita sukacita dan keluh kesahku.
seharusnya dari dulu aku tahu, bukan kamu yang boleh melihat tetesan air mata yang jatuh membasahi pipi ini, bukan kamu yang bisa meredakan air mata dan sesenggukan yang membuat punggung ku berguncang seperti ini.
seharusnya dari dulu aku tahu, bukan kamu yang pantas aku jaga, aku puja, dana ku manja.
seharusnya dari dulu aku tahu, buka kamu orang yang pantas menangisiku. orang yang ikut merasakan sakit ku, sedihku.
seharusnya dari dulu aku tahu, kalau memang tidak ada goresan namaku di hatimu.
seharusnya dari dulu aku tahu, kalau hanya memang namanya yang berhasil menggores salah satu sudut hatimu, sampai sekarang.
seharusnya dari dulu aku tahu, rasa yang aku rasakan ini sudah tidak normal. terlalu menggebu.
namun maaf, aku memang terlalu bodoh untuk berhenti mencintaimu. I CAN’T.
aku sayang kamu arisigitsetyawan,
aku terlalu lemah untuk bisa hidup tanpamu.. maaf..
seharusnya dari dulu aku tahu, aku salah menjatuhkan hati. aku salah memilih seseorang yang kukira bisa membuka hati ini, yang ternyata setelah membuka, menutupnya dengan semaunya untuk jangka waktu yang belum bisa kuperkirakan
seharusnya dari dulu aku tahu, melupakanmu yang kini telah singgah didalam sini sungguh mati bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, karena sampai sekarang aku pun belum kuasa menahan rasa sakit saat aku mencoba menghapus siluet bayanganmu dari otakku. ya, otakku menerima perintah untuk melupakanmu, sayangnya… hatiku menolak keras
aku sayang kamu. aku bakal terus sayang kamu.
arisigitsetyawan. :’)
maaf yaa….
hai kamu, terimakasih..
terimakasih, karena setelah mengenalmu aku mengerti bagaimana sulitnya mencintai seseorang secara tulus, untuk itu aku tidak akan pernah menyia-nyiakan mu saat kamu mencintaiku.
terimakasih, karena setelah mengenalmu aku tahu apa itu rasa sakit karena kehilangan seseorang yang disayang, untuk itu aku tidak akan pernah membuat mu merasakan sakit karena kehilangan ku.
terimakasih, karena setelah mengenalmu aku bisa menangis karena rasa kecewa dan remuknya hati disaat yang bersamaan, untuk itu aku sebisa mungkin tidak mengecewakan dan menghancurkan hati orang yang sayang padaku. yaitu, KAMU.
Terimakasih, karena setelah mengenalmu aku tahu indahnya menyayangi seseorang apa adanya, dengan segala kekurangan dan kelebihannmu, dengan segala kebiasaan jelek serta menjengkelkanmu, dan berusaha untuk tetap menerimamu tanpa mengeluh, tanpa mengurangi rasa syukurku karena bisa menyayangimu, untuk itu, aku akan sangat bahagia sekali apabila ada orang yang akan menyayangiku apa adanya.
Terimakasih, karena setelah mengenalmu, aku tahu rasa sesak karena rasa rindu yang amat sangat padamu. Ya, aku selalu rindu padanya saat aku merasa sangaaaaaaaaaat bahagia sekali, karena kamu lah satu satunya orang yang ingin kubagikan kebahagiaanku. Dan untuk itu aku berusaha akan selalu ada apabila ada orang yang menyayangiku mengatakan rindu padaku.
Terimakasih, karena setelah mengenalnya aku tidak pernah kehabisan bahan untuk ditulis, tidak pernah kehabisan alasan untuk menangis, dan tidak pernah kehabisan alasan untuk tersenyum, meskipun terkadang senyum miris.
dear you, my sweet monster inc :3
aku sayang kamu, sayang terus..
YOU'RE BREAKING MY HEART, YOU'RE BREAKING MY HEART.DON'T TELL ME THAT WE WILL NEVER BE TOGETHER
Mencintai..
Bukanlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu harus bertahan.